Langkahmu Setelah Putih Abu-abu


masa putih abu-abuMasa muda adalah masa yang paling indah, menurut banyak orang begitu. Banyak yang mengatakan masa muda yang paling indah adalah masa SMA atau yang populer disebut masa putih bau-abu. Tapi tak selamanya masa SMA selalu indah, ketika kelas XII semuanya berubah menjadi tegang karena berpikir apakah bisa lulus UNAS atau tidak. Semua usaha dilakukan untuk bisa mencapai semua itu, mulai dari mengikuti les di sekolah dan di luar sekolah sampai yang paling mudah dan cepat untuk lulus ujian nasional adalah mencari bocoran kunci jawaban. Ketika hasil pengumuman UNAS, jantung berdetak kencang tidak seperti biasanya. Semuanya terasa legah ketika sudah dinyatakan LULUS. Tetapi satu lagi tantangan yang tidak bisa dihindarkan yaitu masa setelah SMA. Ada beberapa pilihan yang bisa dilakukan setelah lulus dari SMA.

  1. Pilihan yang pertama adalah meneruskan belajar di universitas. Tetapi yang saya tau tak banyak yang berminat meneruskan ke universitas. Banyak alasan yang membuat mereka tidak ingin meneruskan ke universitas diantaranya adalah alasan biaya, ataupun sudah mengikuti seleksi tetapi gagal/tidak lulus. Tapi ada yang berpendapat bahwa masa kuliah lebih menyenangkan daripada masa putih abu-abu.
  2. Pilihan yang kedua adalah bekerja, bekerja di pabrik atau di tempat lain. Tetapi yang banyak adalah di pabrik, karena sekarang banyak berdiri pabrik-pabrik baru terutama di daerah metropolitan seperti Gresik.
  3. Pilihan yang ketiga adalah menikah (buat yang cewek), kalau yang cowok kan rata-rata umurnya baru 18. Tapi, kalau seseorang memilih jalan ini dia harus memiliki komitmen yang kuat dengan pasangan yang akan dinikahinya karena ini berbeda dengan pacaran waktu ia masih SMA.
  4. Pilihan yang terakhir adalah jadi pengangguran, sebenarnya ini bukan pilihan. Seseorang menjadi pengangguran karena dia bingung dan prustasi atas kegagalannya mencapai keinginanya setelah masa putih abu-abu.
pekerjaan

Pasti banyak yang bingung mau memilih jalan apa setelah masa putih abu-abu. Jika ingin memilih kuliah pilihlah jurusan yang sesuai dengan kemampuan yang kita miliki atau jika bingung mau memilih jurusan apa sebaiknya konsultasi kepada guru BP, orangtua, atau meminta petunjuk dari Allah dengan cara sholat istikhara. Namun bila ingin meneruskan dengan bekerja pilihlah pekerjaan yang tidak menyita waktu anda dengan keluarga. Yang terpenting ikuti kata hatimu dan jangan lupa DUIT (Do’a Usaha Iman Taqwa)

berdoa

Lulus atau gagal dalam UN bukanlah akhir dari perjalanan hidup. Namun merupakan awal dari kehidupan menuju kedewasaan yang lebih mandiri.

Setelah Masa Putih Abu-abu



masa putih abu-abu
Teringat masa putih abu-abu serasa ingin terus merasakan masa-masa indah seperti itu. Tapi kita di dunia bukan di wonderland. Setiap masa pasti ada akhirnya samahalnya dengan masa putih abu-abu yang indah, meski tidak bisa dilupakan namun akan terkenang selalu karena hanya terjadi sekali dalam kehidupan ini.

Memasuki masa setelah masa putih abu-abu mendorong kita untuk lebih dewasa dan mandiri dalam menghadapi ujian hidup yang semakin berat. Peran orang tua pada masa ini lebih berkurang dan bahkan kitalah yang seharusnya membalas budi mereka dengan terwujudnya cita-cita mereka dan kita impikan sejak dahulu. Mereka pastinya berharap kita bisa menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara.

Masa setelah putih abu-abu merupakan pengaplikasian semua yang telah diperoleh pada masa sebelumnya (keluarga, sekolah, pondok). Di masa ini kita dituntut untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri dan berguna bagi orang lain dalam artian kita terjun langsung ke dalam  masyarakat dan menjadi bagian dari mereka.

Pada awalnya menjalani masa setelah masa putih abu-abu memang sulit, kita harus sabar dan berhati-hati dalam mengambil keputusan yang akan kita pilih. Kalau kita salah mengambil keputusan yang benar, akibatnya akan kita tanggung sendiri masalah tersebut karena keluarga sudah tidak beperran aktif dalam uruusan kita.

bingung

Apabila kita sukses menjalani masa setelah masa putih abu-abu, hendaklah kita tidak lupa denga sejarah dan peran orang-orang terdekat kita yang selalu mendukung kita seperti pribahasa yang berbunyi “Bagai kacang lupa akan kulitnya”.

kacang

Saran saya dalam menghadapi masa setelah masa putih abu-abu :
  1. Jangan bersikap pasif
  2. Selalu ingat saran orang tua dan ajaran yang telah di imani
  3. Jangan pernah putus asa dan teruslah mencoba
  4. Terakhir, Ikuti kata hatimu